Mengenal Tanaman Gandum Yang Memiliki Banyak Jenis

Mengenal Tanaman Gandum Yang Memiliki Banyak Jenis

Mengenal Tanaman Gandum

Kompihub.com — Gandum yang yakni sekelompok tanaman serealia dari suku padi-padian yang kaya akan karbohidrat. Gandum biasanya di terapkan untuk memproduksi tepung terigu, pakan ternak, ataupun di fermentasi untuk menciptakan alkohol. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas jenis gandum dengan cara mengenal tanaman gandum. Biasanya, biji gandum (kernel) berbentuk opal dengan panjang 6–8 mm dan diameter 2–3 mm. Seperti variasi serealia lainnya, gandum mempunyai tekstur yang keras. Biji gandum terdiri dari tiga bagian yakni bagian kulit (bran), bagian endosperma, dan bagian lembaga (germ).

Gandum yakni tanaman purba yang sudah di budidayakan semenjak ribuan tahun sebelum masehi. Biji gandum mengandung karbohidrat 60-80%, protein 10-20%, lemak 2-2,5%, mineral 4-4,5%, dan sejumlah vitamin. Kandungan gluten pada gandum memungkinkan pangan dari komoditi ini bersifat kenyal dan mengembang jika di panaskan. Selain itu, olahan gandum juga lebih bendung simpan di bandingkan dengan pangan dari bahan baku beras.

Tanaman gandum secara awam tumbuh dengan bagus di kawasan subtropis dengan suhu berkisar 10-25 °C dan curah hujan 350-1.250 mm. Lalu, apakah tanaman serealia ini dapat tumbuh di Indonesia yang beriklim tropis? Semuanya akan Kompihub bahas dalam artikel ini.
Gandum dapat tumbuh di kawasan tropis seperti Indonesia, tetapi hanya variasi gandum spring yang dapat memberikan hasil panen yang cukup bagus. Gandum dapat berkembang betul-betul bagus di tempat dengan suhu yang rendah untuk menstimulasi pembungaan, biasanya kriteria kawasan seperti ini berada di dataran tinggi dengan elevasi ketinggian di atas 1.000 meter di atas permukaan laut.

Macam – Macam Jenis Gandum

Padahal dapat tumbuh di banyak iklim dan kondisi tanah, gandum paling gampang mengikuti keadaan di tempat beriklim sedang dengan curah hujan sedang antara 30 sampai 90 cm per tahun.

Macam-variasi gandum dapat di bedakan menurut tekstur biji gandum (kernel), warna kulit biji (bran), musim tanam, sampai progres pengolahannya.

Secara awam, variasi-variasi gandum dapat di bedakan menjadi:

Hard wheat

Gandum ini mempunyai tekstur keras dengan kandungan protein 11–15% dan tinggi gluten. Gandum yang biasanya tumbuh di tempat beriklim kering ini biasanya di terapkan untuk tepung terigu serbaguna atau bahan baku pembuatan roti.

Soft wheat

Gandum dengan tekstur lembut ini mempunyai kandungan protein 8–10% dan gluten lebih rendah di bandingkan hard wheat. Macam gandum ini saat sudah di olah dapat di terapkan sebagai bahan baku pembuatan biskuit dan cake.

Durun

Macam gandum ini yakni variasi yang teksturnya paling keras dan di olah dari endosperma atau bagian terbesar dari biji gandum. Kandungan gandum ini tinggi gluten. Umumnya durun di terapkan untuk membikin aneka pasta seperti makaroni, spageti, fettucini, dan sebagainya.

Spelt

Macam gandum yang mempunyai kandungan protein lebih tinggi di bandingkan gandum lainnya. Tetapi, gandum ini mempunyai gluten tinggi. Sehingga susah di toleransi orang yang susah mencerna gluten seperti penderita penyakit celiac.

Emmer

Emmer yakni gandum tinggi protein yang biasanya di terapkan untuk bahan pembuatan kuliner seperti pasta dan roti. Macam gandum ini mempunyai kandungan antioksidan yang tinggi.

Einkorn

Merupakan gandum tinggi protein yang mempunyai kandungan antioksidan lutein paling tinggi di antara variasi gandum lainnya. Gandum tradisional ini relatif gampang di cerna orang yang peka gluten. Gandum ini jamak di olah sebagai gandum utuh.

Kamut

Merupakan gamdum tertua yakni variasi gandum kuno yang awalnya banyak di budidayakan di Mesir. Gandum ini banyak mengandung protein dan vitamin E. Kamut biasanya di olah menjadi gandum utuh. Olahan gandum ini sering di masak menjadi casserole, salad, atau sup. Dari sederet variasi-variasi gandum di atas, variasi gandum yang paling awam yakni hard wheat, soft wheat, dan durun. Sebagian besar gandum yang di terapkan untuk bahan makanan memerlukan pemrosesan atau pengolahan. Tetapi, ada juga gandum utuh (whole wheat) yang minim pemrosesan, sehingga kandungan gizinya lebih terjaga.

Sejak jaman dahulu gandum merupakan makanan favorit sebagai bahan makanan pokok, sebab kandungan protein dan karbohidrat yang terkandung dalam gandum ini sangatlah tinggi. Maka dari itu sangat kami sarankan untuk mengkonsumsinya dan di jadikan gaya hidup sehat agar terhindar dari banyak penyakit.