Asrur Rifa Lulusan Teknik Komputer Jaringan. Suka gadget, internet, & dunia digital. Lebih mesra di Tentang Saya.

Perbedaan Font OTF dan TTF

2 min read

PERBEDAAN FONT TTF DAN OTF

PERBEDAAN FONT TTF DAN OTF

Ketika kita membuat dokumen atau mendesain sesuatu, kita tentu tak bisa lepas dari yang namanya font.

Menggunakan font yang sesuai dapat meningkatkan esensi dan emosi apa yang ingin kita buat.

Font yang kita sering kita gunakan umumnya menggunakan dua format font, yakni format OTF dan TTF.

Apa itu OTF dan TTF? Apa perbedaan font OTF dan TTF? Mana yang lebih bagus?

Yuk ikuti penjelasan berikut!

Perbedaan Font OTF dan TTF

Di internet, kita bisa menemukan banyak sekali jenis font yang bisa digunakan sesuka hati. Bentuknya pun bermacam-macam, ada yang standar atau biasa-biasa saja dan ada juga yang bentuknya unik.

Saat ingin membuat laporan, kita bisa menggunakan jenis font yang formal dengan karakteristik tegas dan tajam.

Sedangkan kalau ingin font untuk desain grafis, maka bisa menggunakan font yang lebih luwes dan bebas sehingga terkesan lebih bersahabat.

Kita bisa menyesuaikannya berdasarkan kebutuhan. Selain memilih jenis font, kita juga harus menyesuaikan format font yang hendak digunakan supaya lebih hasilnya lebih maksimal.

Apa Itu Format Font TTF

Perbedaan Format Font OTF dan TTF

TTF adalah singkatan dari TrueType Font yang dibuat pada awal 1980-an berkat kerjasama Microsoft dan Apple. Tujuan dibuatnya TTF yaitu supaya ada format font bisa dibaca oleh printer.

Dengan begitu, installasi font baru jadi lebih mudah dan dapat digunakan secara lintas platform

adalah font yang relatif tua, sedangkan OTF sebagian didasarkan pada standar TrueType Font.

Apa Itu Format Font OTF

Perbedaan Format Font OTF dan TTF Lengkap

File OTF atau OpenType Font adalah format font yang dikembangkan oleh Microsoft dan Adobe.

Format font OTF menggabungkan aspek format font TrueType dan PostScript yang bisa diskalakan, artinya font bisa diatur ukurannya tanpa menghilangkan kualitasnya.

Usia OTF lebih muda ketimbang TTF karena format ini diciptakan pada tahun 1990-an. Bisa dikatakan, OTF merupakan versi ‘update’ dari TTF.

Format TTF fitur-fiturnya masih terbatas sedangkan OTF memiliki fitur-fitur yang lebih lengkap dan terbaru.

Selain itu, font OTF juga memiliki kualitas lebih baik karena sudah mendukung fitur penyusunan huruf yang jauh lebih canggih seperti:

  • Ligature : Kombinasi dari dua huruf berbeda yang membaur.
  • GIyphs : Karakter alternative dari suatu karakter yang bersifat umum.
  • Karakter alternatif : Karakter selain angka dan huruf seperti symbol-simbol tertentu.

Format OpenType Font juga sudah didukung oleh sistem operasi Windows 2000 dan Mac OS X terbaru. Begitu juga untuk sistem operasi Android atau iOS yang terbaru sudah dapat menggunakannya.

Kelebihan format font OTF yang lainnya yaitu dapat menambahkan tanda tangan secara digital ke dalam set font sehingga jadi lebih otentik.

Baca juga: Cara Mengubah Format ZIP ke TTF, Dijamin Berhasil!

Apa Saja Perbedaan TTF dan OTF?

Perbedaan Format Font OTF vs TTF Beda

Format OTF dan TTF merupakan ekstensi yang umumnya digunakan untuk menunjukkan bahwa file tersebut adalah font, yang bisa diinstall atau digunakan untuk berbagai kebutuhan.

Perbedaan TTF dan OTF yang paling menonjol tentu fitur-fitur pendukungnya.

Begini ilustrasi singkatnya. Saat kamu ingin mengubah huruf R dengan jenis font yang lain, maka format OTF bisa membantumu.

Akan tetapi, format TTF tidak bisa begitu karena hanya bergantung pada table glyph sedangkan OTF bisa bergantung pada CCF (Compact Font Format).

Meski OTF punya segudang fitur terbaru, format TTF nyatanya masih digunakan oleh banyak orang di dunia karena sebenarnya tidak semua orang membutuhkan fitur-fitur tersebut.

Karena format TTF lebih sederhana, proses pembuatannya pun jauh lebih mudah dibanding OTF. Sayangnya, ukuran file TTF ternyata lebih besar dibanding OTF.

Jadi, kalau kamu ingin membuat laporan atau mengurus dokumen biasa, menggunakan font TTF juga sudah cukup.

Lain halnya jika kamu menggunakannya untuk desain grafis, maka sebaiknya menggunakan OTF mengingat kualitasnya lebih baik.

Format Font yang Lain

Perbedaan Format Font OTF vs TTF

Jawabannya, ada! Perlu kamu tahu, format OTF dan TTF merupakan yang paling populer penggunaannya. Akan tetapi, masih ada format font lain yang tak kalah bagusnya.

Misalnya saja PostScript. Font yang dikembangkan oleh Adobe pada akhir 1980-an ini sebenarnya mengandung dua bagian yang terpisah, ini membuat settingan lebih rumit.

Meski begitu, format font ini memiliki resolusi yang tinggi. PostScript tentu bisa jadi opsi yang tepat saat menginginkan font dengan kualitas tinggi untuk keperluan desain grafis.

Selanjutnya, ada format font SVG atau Scalable Vector Graphics. Atrubut dan elemen yang digunakan dianggap obyek vector tunggal dan umumnya banyak digunakan perangkat Apple terdahulu.

Ada juga format font untuk website yaitu EOT (Embedded Open Type) atau .woff (Web Open Font Format).

Baca juga Pengertian dan Fungsi Font supaya kamu lebih tahu, untuk apa sebenarnya font diciptakan.

Demikianlah perbedaan format font OTF dan TTF beserta format font lainnya.  Semoga bermanfaat.

Asrur Rifa Lulusan Teknik Komputer Jaringan. Suka gadget, internet, & dunia digital. Lebih mesra di Tentang Saya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *