Asrur Rifa Lulusan Teknik Komputer Jaringan. Suka gadget, internet, & dunia digital. Lebih mesra di Tentang Saya.

Jenis-jenis Font Paling Populer

3 min read

Jenis-jenis Font Paling Populer Menarik Sering digunakan Terbaru

Jenis-jenis Font Paling Populer Menarik Sering digunakan Terbaru

Font adalah sebuah rupa huruf yang memiliki gaya, ukuran, dan berat tertentu. Kita sudah membahas pengertian dan fungsi font pada artikel sebelumnya.

Sekarang, kita akan mengulik jenis-jenis font populer dan contoh penggunaannya. Dengan begitu, kita bisa memilih font yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan kita.

Seperti yang kita tahu, font saat ini hampir dimiliki oleh setiap perangkat mulai dari komputer, laptop, tablet hingga smartphone.

Penggolongan huruf dibuat berdasarkan perkembangan tipografi sehingga muncul jenis font baru yang keren-keren.

Proses lahirnya font baru bisa saja merupakan hasil modifikasi jenis-jenis font terdahulu. Font yang terlihat jadul dan klasik, bisa dirubah menjadi lebih modern, unik, dan segar.

Mengetahui jenis – jenis font sangat diperlukan jika kamu bekerja di industri kreatif, seperti UI/UX designer, freelance web designer, dan desainer grafis.

Dengan memadukan desain dan jenis font yang digunakan, kamu bisa menghasilkan karya yang maksimal. Sentuhan kecil seperti ini sangat berpengaruh terhadap keseluruhan desain yang dibuat.

Menggunakan font yang tepat dapat membuat emosi dan ikatan tersendiri bagi yang melihatnya. Jika kamu berhasil membuat itu, maka kamu sudah bekerja dengan sangat baik.

Jenis-jenis Font Paling Populer

Font adalah suatu desain untuk serangkaian karakter yang memiliki perpaduan ketebalan, ukuran, jarak, atau bentuk.

Dalam dunia desain grafis, font memiliki peranan yang cukup penting. Misalnya untuk penulisan, pembuatan logo, pembuatan website, dan lain sebagainya.

Berikut ini jenis-jenis font yang perlu kamu ketahui.

1. Serif (Berkaki)

Font serif adalah jenis font yang memiliki mata pancing, kaki, kait, atau sepatu di masing-masing ujung karakternya.

Di dunia tipografi, kaki-kaki kecil tersebut dinamakan sebagai Counter Stroke atau Serif Bracketed yang berfungsi untuk memperjelas karakter sehingga teks lebih mudah dibaca.

Font jenis ini termasuk yang paling klasik atau jadul, umumnya digunakan untuk merek yang Eksklusif, Mewah, dan Royal.

Selain karena mudah dibaca, font jenis ini juga terlihat formal dan tajam sehingga cocok juga untuk pembuatan dokumen, laporan, atau website berita.

Contoh jenis font serif yang populer:

Times New Roman

Trajan Pro

Cambria

Century

Georgia

Perpetua

Rockwell

Dan lain sebagainya

2. Slab Serif

Slab-Serif adalah jenis font yang mempunyai kaki atau kait pada bagian tertentu saja dan bentuknya menyerupai tulisan mesin ketik.

Karena gaya font yang cukup unik, Slab Serif banyak disukai orang dan bisa populer dengan sangat cepat.

Kaki-kaki pada Slab Serif bentuknya seperti balok yang cukup tebal sehingga font ini memiliki ciri khas klasik, vintage, berani, dan kuat.

Font yang berasal dari Inggris ini juga kerap dipakai untuk kampanye iklan, poster, pamphlet atau logo sebuah merek.

Contoh merek terkenal yang menggunakan Slab Serif yakni: Vogue, Honda, dan Sony

3. San-Serif (Tanpa Kaki)

Kalau Serif itu dengan kaki, maka San-serif di tiap sudutnya tidak menggunakan kaki. Jadi jenis font ini terkesan lebih solid, kental, dan lebih santai daripada Serif.

Dalam hal ini, kata “San” berarti tidak atau tanpa, sedangkan kata “Serif” berarti garis. Dengan begitu, San-serif bisa diartikan sebagai jenis font yang tidak memiliki kaki di sudut karakternya.

Jenis font ini sangat populer, karena gaya font ini tidak terlalu kuno dan lebih modern. Penggunaan font ini cocok untuk merek yang lebih modern, visioner, dan inovatif.

San-serif juga banyak ditemukan pada perangkat yang kita gunakan sehari-hari. Smartphone android misalnya, secara default umumnya menggunakan salah satu font dari kategori font ini.

Contoh jenis font San-serif antara lain :

Arial (Reguler / Black / Rounded)

Comic Sans MS

Calibri

Franklin Ghotic Book

Helvetica

Lucida Sans

Verdana

Gill Sans MT

Segoe UI

Dan lain sebagainya

4. Script (Tulisan Tangan)

Font script adalah jenis font yang memiliki gaya seperti tulisan tangan, terlihat elegan dan natural.

Biasanya, ciri khas dari jenis font ini yaitu hurufnya saling tersambung satu sama lain (latin) sehingga kesannya lebih luwes dan personal.

Font ini cocok bagi merek yang ingin terlihat Vintage, Retro, Beauty, dan Fleksibel. Selain itu, font Script juga biasa dipakai pada penulisan pertemuan informal atau undangan.

Contoh brand yang memakai jenis font Script yaitu Instagram, Coca-cola

Contoh font Script :

Viviladi

Lucida handwriting

Segoe script

5. Hand Drawn

Hand Drawn merupakan turunan dari kategori font Script. Gaya jenis font ini benar-benar sangat mirip tulisan tangan.

Pembuatan font jenis ini juga melalui goresan tangan kemudian dipindai (scan) dan diedit menggunakan aplikasi editing desain seperti Adobe Ilustrator.

Dari berbagai font yang ada pada kategori ini, banyak gaya dan desain yang unik-unik. Ada yang mudah dibaca dan enak dilihat, ada juga yang sebaliknya.

Proses pembuatan jenis font ini tentu sangat bergantung pada personality dan imajinasi pencipta font.

6. Comic

Comic adalah jenis font yang memiliki bentuk seperti bulat-bulat dan cukup bebas.

Karakteristik dari font ini yaitu sangat ramah, mudah dibaca, enjoy, bahagia, dan anak muda.

Sesuai namanya, penggunaan font ini banyak ditemukan pada komik-komik yang beredar di pasaran. Mungkin karena gaya hurufnya sangat bersahabat dan enak dibaca, banyak anak muda yang suka jika membaca tulisan menggunakan jenis font ini.

7. Stensil

Stensil merupakan salah satu font yang unik dan antimainstream. Biasanya identik dengan penggunaan huruf kapital semua (uppercase), huruf tebal, dan kokoh.

Sesuai namanya, stensil sebenarnya metode yang digunakan seniman untuk pembuatan street art dan graffiti.

Zaman dulu, font ini kerap dipakai sebagai headline koran supaya tampilan berita jadi lebih menarik.

8. Decorative

Font dekoratif bisa disebut juga dengan font ornamental atau font display. Ciri khas jenis font ini yaitu gaya tidak beraturan, terkadang susah dibaca dan kurang cocok untuk halaman website.

Bentuk huruf font dekoratif tentu didapat dari proses modifikasi huruf yang sudah ada sebelumnya. Dengan imajinasi dan kreativitas, font dibuat dengan menambahkan garis, ornament, dan property tertentu sehingga tercipalah font yang fresh.

Karena jenis font ini bentuknya aneh-aneh, maka jarang dipakai untuk penulisan dokumen, laporan, buku, atau halaman website.

Sangat menyebalkan tentu kalau tetap dipaksa karena akan menyiksa mata.

Maka dari itu, dekoratif menjadi salah satu font yang cocok untuk desain grafis atau aktivitas branding.

Dengan menggunakan font yang unik, maka suatu brand memiliki identitas dan karakter tersendiri sehingga mudah dikenali.

Contoh brand yang menggunakan font Script yaitu Fanta dan Grab.

Yuk, kenali Pengertian Font dan Fungsinya biar kita makin paham!

Akhirnya kita berada di penghujung artikel. Setelah kita membahas jenis-jenis font populer dan contoh penggunaannya, kita bisa mengenal mana font yang cocok dengan kebutuhan kita.

Dengan memerhatikan karakteristik dan gaya suatu font, kita bisa membuat karya penulisan atau desain menjadi maksimal. Kita seakan-akan menambah emosi dan identitas saat menggunakan jenis font yang tepat.

Asrur Rifa Lulusan Teknik Komputer Jaringan. Suka gadget, internet, & dunia digital. Lebih mesra di Tentang Saya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *